Dekorasi Taman “Bambu dan Air” di Gunung Sulah Bandarlampung



Dekorasi sederhana di depan panggung pelamaninan Pernikahan Teddy dan Lina di Gunung Sulah Bandarlampung hari Sabtu, 5 November 2011. Dekorasi ini terdiri hanya dari sepotong bambu, dua batok kelapa dan air. Potongan bambu bergerak-gerak turun dan naik oleh air yang dialirkan melalui pipa pralon. Kreasi ini dibuat oleh Antonius Tukiman dgn panggilan akrabnya mas Man. Mas Man ini adalah suami dari Eka yang adalah sdri tua dari Lina sang pengantin wanita.
Omman Imanez
Penjelasan kecil tentang artian dekorasi jungkat-jungkit bambu :Proses pemilahan baik dan buruk didalam kehidupan kita.sehingga akhirnya dapat menghasilkan hal-hal yang berguna bagi kehidupan kita…..Disini air kita ibaratkan baik dan buruknya perbuatan kita.Air mengalir dari pundi pertama,kedua,kemudian ketiga.Dimana didalam masing-masing pundi,air tersaring dan mulai bersih/bening.Air pada pundi ketiga menjadi penentu bergerak atau tidaknya jungkat-jungkit tersebut,merdu atau sumbangkah suara yang akan dihasilkan dari pundi air ketiga…

Info dan video oleh
Herman L. A. Lagaunne
Palembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *